Beberapa waktu yang lalu AAGallery mendapatkan kepercayaan untuk membuat Kerajinan Patung Tembaga Kuda dan Manusia (Tari Sayyang Pattudu) oleh Dinas/Pemkab Polewali Mandar. Polewali Mandar yang sering disingkat Polman merupakan salah satu Kabupaten atau salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Barat. Kabupaten Polewali Mandar memiliki jumlah penduduk kurang lebih 455.572 jiwa. Sayyang Pattudu merupakan sebutan untuk seni tari :kuda menari. Bagi warga Mandar, Tari Sayyang Pattudu merupakan budaya yang tetap dijaga hingga sekarang, sehingga tidak heran jika pemkab setempat membuatkan Kerajinan Patung Tembaga Sayyang Pattudu yang merupakan ikon budaya mereka.

Tari Sayyang Pattudu (kuda menari) adalah acara yang diadakan dalam rangka untuk mensyukuri anak-anak warga Polewali Mandar yang telah khatam (menamatkan) Al-Qur’an. Khatam Al-Qur’an merupakan sesuatu yang sangat istimewa bagi umat muslim termasuk bagi masyarakat Polewali Mandar sehingga tidak salah jika disyukuri secara khusus dan istimewa. Ungkapan rasa syukur melalui budaya Sayyang Pattudu umumnya ini diadakan sekali dalam setahun (umumnya bulan Maulid/RabiulAwwal). Tari Sayyang Pattudu menampilkan atraksi kuda yang menari (biasanya kuda dihiasi semenarik mungkin). Selain itu kuda dalam Sayyang Pattudu juga ditunggangi oleh anak-anak yang mengikuti budaya tersebut.

AAGallery yang berkesempatan dipercaya untuk membuatkan Kerajinan Patung Tembaga Kuda dan Manusia (Tari Sayyang Pattudu) berusaha sebaik mungkin untuk menghasilkan karya seni yang tinggi. Sayyang Pattudu merupakan budaya yang perlu dilestarikan karena selain sebagai warisan budaya juga dapat meningkatkan semangat warga Mandar untuk menamatkan (khatam) Al-Qur’an. Kerajinan tembaga Sayyang Pattudu merupakan pengingat bahwa budaya Sayyang Pattudu jangan sampai dilupakan. Kita sadar bahwa perkembangan zaman yang semakin modern ini dapat mengikis nilai-nilai budaya yang ada. Sebagai antisipasi yang dapat kita lakukan adalah dengan selalu memberikan pengingat kepada generasi penerus kita, salah satunya adalah dengan mengingatkan mereka melalui seni patung tembaga Sayyang Pattudu. Selain sebagai pengingat juga sebagai pemotivasi warga Mandar agar selalu berusaha khatam Al-Qur’an sehingga itu akan semakin mengokohkan warga Mandar untuk menjalankan perintah agamanya.

AAGallery tidak hanya membuat Kerajinan Patung Tembaga Kuda dan Manusia (Tari Sayyang Pattudu) saja, namun juga membuat seni kerajinan logam tembaga lainnya. AAGallery juga menerima kerajinan logam kuningan sesuai selera konsumen.